Cara Primitif pemerintah menertibkan media Online
Upaya pemerintah menertibkan media online maupun media sosial dinilai
berlebihan. Sebagai negara demokratis, pemerintah seharusnya menjamin hak warga
negara untuk berpendapat dan menerima informasi.
Politikus muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia
mengatakan, cara-cara represif seperti pemberedelan media dan pengekangan
kebebasan masyarakat sudah tidak relevan lagi. Menurutnya perkembangan di media online dan media sosial hanya bersikap
kritis akan ancaman pekerja asing asal China.
"Cara itu adalah cara yang primitif,"
ujar Doli dalam perbincangan dengan SINDOnews melalui telepon, Rabu (4/1/2016).
Menurutnya, perkembangan yang mewarnai media online dan media sosial melihat adanya
potensi ancaman terhadap kedaulatan Indonesia. Dia menambahkan,
tugas pemerintah hanya mendidik masyarakat agar
mampu memilih dan memilah informasi yang berkembang di media online dan media
sosial.
"Jangan sampai kewalahannya media sosial
pendukung Jokowi selama ini dalam menghadapi kritik, kemudian dihadapi dengan
tangan kekuasaan," ucapnya.
Sumber :

Tidak ada komentar: